Kamis, 10 Januari 2019

Catatan KPD Jatim Sulsel 2018 dan Harapan Baru di Tahun 2019

Kantor Perwakilan Dagang (KPD) Jatim Sulawesi Selatan, dalam perjalanannya sebagai Riset Market Perdagangan Antar Pulau di Indonesia, ada banyak cerita dan kenangan dalam mempertemukan buyer dan produsen, dan para pencari mitra bisnis baik di provinsi Sulawesi Selatan dan Jawa Timur. Beberapa kabupaten dari Jawa Timur juga telah mendatangi KPD, diataranya Kabupaten Tuban, kediri, dan beberapa kabupaten lainnya dari Jawa Timur. Selain mempromosikan produk unggulannya, juga mencari sumber-sumber bahan baku dari Sulawesi Selatan. Untuk informasi Kantor Perwakilan Dagang Jawa Timur, dapat menghubungi kami di Jalan Andi Tonro Komppelks Griya Penamas No, 3 CC Makassar. Untuk saat ini ada penawaran yang membutuhkan Jagung dalam Kapasitas Besar dapat menghubungi kami. Pengelola KPD. Jatim Sulsel mengucapkan selamat tahun baru dan semoga di tahun 2019, KPD memperlihatkan kinerja yang lebih baik lagi.

Minggu, 28 Februari 2016

KPD. JATIM SULSEL KEMBALI MELAKSANAKAN BUSINESS to BUSINESS (B2B)

Makassar, 29 Februari 2016

Dalam rangka menyebarluaskan informasi pasar dan penetrasi pasar produk Jatim di Sulawesi Selatan maka Kantor Perwakilan Dagang (KPD) Jatim Sulawesi Selatan akan melaksanakan pertemuan bisnis  dengan menghadirkan pengusaha dari Jawa Timur dengan varians produk yang berbeda di Grand Clarion Makassar, 8 Maret 2016. 

Hal tersebut disampaikan oleh Event Organizer yang akan melaksanakan acara ini, bahwa rencana semula dilaksanakan tanggal 10 Maret 2016, namun karena hal teknis dipercepat. Dalam kaitannya dengan suksesnya acara tersebut, daftar pengusaha yang akan diundang sudah ditangan dan kerjasama dan bantuan Kadin Sulawesi Selatan dan Dinas Perdagangan Prov. Sulawesi Selatan. Sampai tanggal hari ini, persiapan sudah hampir rampung termasuk hotel yang akan dipakai sudah di booking. 

Menurut Ketua KPD. Jatim Sulawesi Selatan, B to B adalah salah satu langkah yang paling strategis dan efektif dalam melaksanakan salah satu rangkaian dari kegiatan pasar adalah pertemuan bisnis tersebut. Di dalam pertemuan bisnis tersebut para pelaku usaha akan melaksanakan negoisasi bisnis dan transaksi. 

Kegiatan tersebut sudah berulang kali dilaksanakan di kota daeng ini, dan dari beberapa pertemuan bisnis tersebut sudah memperlihatkan hasil yang positif terbukti dari sekian banyak produk yang ada disetiap pasar modern banyak varians produk dari Jawa Timur, termasuk produk-produk UKM Jatim binaan Disperindag Jatim, imbuhnya.

Untuk itu, kepada pelaku usaha di Makassar dan sekitarnya, silahkan datang di acara tersebut, pada tanggal 8 Februari 2016, bertempat di Clarion Hotel, dan kami sampaikan bahwa peserta yang diundang tidak lebih dari 100 pengusaha dari Makassar.


Jumat, 18 Desember 2015

ARUS BONGKAR-MUAT DI PELINDO IV CAPAI 3.150.141 TON



MAKASSAR, UPEKS-Meski terjadi kelesuhan perekonomian baik di Indonesia maupun di Dunia, namun arus barang yang melalui Pelabuhan Makassar pada Bulan Januari hingga Oktober 2015 ini nampaknya masih relatif stabil.
Salah satunya terlihat dari realisasi arus barang yang keluar masuk melalui pintu masuk pelabuhan makassar, yaitu dari data arus barang PT. Pelindo IV cabang makassar mencatat realisasi arus barang termasuk peti kemas pada Januari – Oktober 2015 tercatat sebanyak 3.150.141 Ton.

Asmen Hukum dan Humas PT. PELINDO IV Makassar, Erisanti, mengatakan, berdasarkan data semester I 2015, arus termasuk peti kemas tercatat sebanyak 751.967 ton, dengan rincian perdagangan luar negeri, impor sebanyak 322.665, ekspor sebanyak  358.362 ton. Sedangkan untuk perdagangan dalam negeri sebanyak 393.606 ton, dengan rincian, bongkar sebanyak 178.087 ton, muat sebanyak 215.519 ton.

Sedangkan pada semester II tahun 2015 tercatat sebanyak 1.705.147 ton dengan rincian perdagangan dalam negeri yaitu impor sebanyak 777.641 ton, sedangkan untuk perdagangan dalam negeri yaitu, bongkar sebanyak 414.156 ton dan muat sebanyak 513.350 ton. “Realisasi semester dua ini memang turun jika dibandingkan dengan tahun 2014 yaitu sebanyak 1.916.797 ton, ini disebabkan adanya ketidak stabilan ekonomisehingga sedikit berpengaruh pada kondisi arus barang di Pelabuhan Makassar. Ujarnya kamis (10/12/15).

Sementara itu, jumlah kapal yang masuk di pelabuhan Makassar pada semester 2 2015 tercatat sebanyak 2.082 call dengan berat mencapai 2.996.290 GT. Dari data tersebut apabila dibandingkan dengan realisasi triwulan I 2015 terjadi peningkatan sebesar 50% dimana pada semester lalu tercatat sebanyak 1.037 call, dengan berat 6.516.030 GT.

Peningkatan arus barang termasuk peti kemas dari tahun ke tahun naik sighnifikan ini dipicu oleh kian diminatinya sarana pengiriman barang dengan peti kemas oleh kalangan pelaku uasaha. Hal tersebut terbukti dari meningkatnya arus peti kemas di Pelabuhan Makassar. Pada tahun 2014 realisasi arus barang termasuk peti kemas yaitu sebanyak 3.585.902 ton, dan tahun ini ditarget mampu merealisasikan sebanyak 4.499.559 ton.

Diketahui, sepanjang tahun 2015, PT. PELINDO IV juga mengalokasikan dana untuk investasi sebesar Rp. 3 triliun. Alokasi dana investasi tersebut nantinya akan digunakan dalam pengembangan fasilitas pelabuhan seperti penambahan panjang dermaga dan memperluas lapangan penumpukan serta pengadaan peralatan bongkar muat. Dana tersebut juga digunakan untuk melakukan ekspansi usaha diantaranya Pengembangan Makassar New Port disamping itu PELINDO IV mencanankan pembangunan kawasan industri mini power plant berbasis gas yang baru-baru ini sudah diresmikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo.


Sumber : Koran Harian Ujung Pandang Ekspres (Jumat, 11 Desember 2015)

Senin, 13 Juli 2015

KUNJUNGAN DINAS PERIKANAN JATIM KE KPD-MAKASSAR

Hari ini senin, 13 juli 2015. Kantor Perwakilan Dagang Jawa Timur untuk Sulawesi selatan menerima kunjungan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Jawa Timur. Kedatangan tim dari Dinas Perikanan mendapat sambutan yang hangat dari para pengurus harian kantor. Salah satu tujuan utama kedatangan utusan dari Dinas Perikanan dan Kelautan ini kemakassar dalam rangka untuk menjalin kerjasama serta untuk mencari calon distributor yang bersedia untuk memasarkan produk hasil olahan laut yang berasal dari Jawa Timur dibawah binaan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur.

Salah satu produk olahan hasil laut yang dibawa oleh utusan dari Dinas Perikananan dan Kelautan tersebut adalah abon ikan tuna yang dikemas dalam bentuk saset dengan harga yang relatif dapat bersaing dengan produk sejenis yang telah lebih dulu ada di pasar makassar.

Menurut salah seorang tim dari Dinas Perikanan dan Kelautan Jawa Timur mengatakan bahwa dari pihaknya bersedia untuk memberikan kemudahan akses terhadap semua produk hasil olahan laut yang ada di Jawa Timur jika ada pengusaha dari Makassar yang ingin menjaling kerja sama dengan pengusaha pengolah hasil laut yang ada di Jawa Timur.

Bagi Anda yang berminat untuk menjadi distributor atau menjadi mitra dari salah satu produk olahan hasil Laut Jawa Timur dapat berkunjung langsung ke Kantor Perwakilan Dagang Jawa Timur-Sulawesi Selatan yang berkedudukan di Jl. Sultan Alauddin No. 78 B Makassar atau dapat memperoleh informasi melalui Layanan telefon di nomor :085 341 860 312 atas nama Sarjayadi.

Senin, 15 Juni 2015

KPD JATIM-SULSEL MENERIMA KUNGJUNGAN STUDY TOUR UNISMUH MAKASSAR

Dalam rangka meningkatkan jumlah pengusaha muda indonesia, maka salah satu cara yang ditempuh oleh para Universitas utamanya yang ada di Sulawesi Selatan yaitu dengan menanampkan pemahaman berwira usaha secara dini bagi mahasiswanya. KPD Jatim-Sulsel dijadikan salah satu tujuan dari Study Tour Mahasiswa Univ. Muhammadiyah Makassar. Salah satu alasan utama pemilihan KPD Jatim-Sulsel menurut  dosen pembimbing kegiatan ini (Bapak Dr. Agussalim HR) mengatakan bahwa : "KPD Jatim-Sulsel merupakan satu-satunya Kantor Perwakilan Dagang yang mempunyai akses penuh kepada pengusaha maupun Supplier produk UKM yang ada di Provinsi Jawa timur, sehingga menurut beliau bahwa mahasiswa yang mempunyai modal usaha yang minim dapat mencoba memesan beberapa produk UKMKM yang ada di Jawa Timur sebagai awal untuk terjun dalam dunia usaha sehingga  mereka dapat mandiri".

Kepala Kantor Perwakilan Dagang Jawa Timur - Sulawesi Selatan (Bapak Haeruddin, SE. MM) menerima dengan baik kedatangan dari rombongan mahasiswa calon wirausahawan muda Universitas Muhammadiyah Makassar. Beliau memberikan pengarahan singkat melalui materi kewirausahaan serta menjelaskan kepada para rombongan bahwa KPD Jatim-Sulsel siap membantu mahasiswa yang membutuhkan link produk-produk yang ada di Jawa Timur. 

Antusiasme para peserta rombongan study tour ini dapat terlihat dari dokumentasi berikut :






Poduksi Beras Sulawesi Selatan

Sulawesi Selatan merupakan daerah yang jumlah penduduknya bermata pencaharian sebagai Petani dan Nelayang yang merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia. Hal ini memberikan peluang bagi para Pengusaha yang berada di internal Sulsel Maupun yang berada di luar Sulsel untuk melirik hasil produksi dari Petani dan Nelayang Sulawesi Selatan.

Salah satu komoditi unggulang Sulawesi Selatan adalah produksi berasnya. Untuk Sulawesi Selatan sendiri produksi berasnya pertahun memasuki angka di atas 3 Juta Ton/Thn.  Dikutip dari TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Gubernur Syahrul Yasin Limpo (59) optimistis produksi gabah dan beras di Sulsel, di akhir tahun 2015, akan menembus 4 juta ton.
Sekitar 80% produksi beras itu akan disumbang oleh lima kabupaten sentra beras utama beras di Sulsel; Sidrap, Pinrang, Wajo, Soppeng, dan Bone, serta Barru.
Optimisme Syahrul ini merujuk pada panen perdana musim tanam 2014/2015 di bulan Maret, April, dan puncaknya Agustus dan November 2015.
"Saat itu, produksi beras Sulsel sudah setara dengan 4 juta ton," kata Syahrul usai mengikuti panen raya padi bersama Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Pertanian, Euis Saedah, dan Bupati Sidrap Rusdi Masse di Kecamatan Maritengngae, Sidenreng Rappang, Selasa (3/3/2015).
Untuk komoditas unggulan dari masing-masing daerah dapat Anda akses di : http://www.kpd.indagjatim.info

Minggu, 29 Juni 2014

Dinas Koperidag Kota Pasuruan B2B di Makassar

Saat ini peran Kantor Perwakilan Dagang (KPD) Jawa Timur Sulawesi Selatan telah menunjukkan eksistensinya dan dari promosi serta gencar dalam menyampaikan pesan-pesan produk dari Jawa Timur, kini giliran pengusaha UKM dari Kota Pasuruan Jawa Timur dihadirkan untuk bertemu dengan para calon distributor di kota Makassar.

Bertempat di Hotel Pavor Makassar, Jl. Lasinrang Makassar, bersama 2o orang pengusaha UKM dari kota Pasuruan juga hadir perwakilan dari Kadin Kota Makassar, desperindag Kota Makassar, dan beberapa pengusaha dari Makassar yang diundang dalam mengikuti acara tersebut.

Dan hadir pula Ketua Kadin Kota Pasuruan bersama beberapa staf dari Koperidag Kota Pasuruan, intinya dari pertemuan tersebut, Ibu Kepala Dinas sangat terkesan dari pertemuan tersebut, dan memperkenalkan kepada seluruh hadirin undangan bahwa peran KPD. Jawa Timur di Sulawesi Selatan sangat berperan dalam mensukseskan acara ini. dan tak pula juga berterima kasih atas atensi dari seluruh undangan yang hadir dalam pertemuan tersebut.


Sabtu, 08 Maret 2014

KPD.Jatim SulSel Promosi ke PTN/PTS Sulsel

Bimtek Kewirausahaan Angkatan I-Hotel Bahagia Makassar
Dalam rangka mengembangkan peran dan misi Kantor Perwakilan Dagang (KPD) Sulawesi Selatan, salah satu dari sekian banyak program promosi untuk tahun 2014, adalah memasuki kampus-kampus melalui pelatihan kewirrausahaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah melalui SKPD dan Kadin Sulawesi Selatan. Untuk tahun ini, pelatihan kewirausahaan yang melibatkan Kadin Sulawesi Selatan dan Konsultan Kadin yang juga adalah Kepala Kantor KPD. Jatim Sulawesi Selatan, telah menyelesaikan pelatihan 2 angkatan pada bulan Februari 2014 bertempat di Hotel Bahagia Jalan Buru Makassar bekerjasama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Sulawesi Selatan.

Pada kesempatan tersebut, Sosialisasi keberadaan KPD. Jatim Sulawesi Selatan telah disampaikan kepada 15 PTN/PTS Sulawesi Selatan dan keberadaan produk-produk kreatif dari UKM Jatim juga dipromosikan, dan kurang lebih 100 peserta angkatan I dan II diundang untuk mendatangi kantor KPD. Jatim di Sulawesi Selatan. 

Bimtek Kewirausahaan Angkatan II - Hotel Bahagia Makassar
Pelatihan Kewirausahaan ini diselenggarakan tahun 2014 sampai dengan angkatan IV, yang rencana penyelenggaraannya dilaksanakan bulan Maret 2014, tanggal 18-19 Maret 2014 bertempat di Hotel yang sama. Insya Allah KPD. Jatim Sulawesi Selatan dalam jangka waktu dekat akan dikenal di dunia kampus terutama kepada Mahasiswa Wirausaha Mandiri di Sulawesi Selatan. Sosialisasi dan promosi ini terus digalakkan  terutama kepada kalangan Mahasiswa dan Perguruan Tinggi, dan juga SKPD di Sulawesi Selatan, semoga saja kegiatan promosi ini memberikan dampak dan konstribusi dalam meningkatkan perdagangan kepada kedua provinsi mitra yakni Jawa Timur dan Sulawesi Selatan, ungkap Haeruddin sebagai Kepala KPD. Jatim Sulawesi Selatan.


Minggu, 16 Februari 2014

Jepang Lirik Padi Organik di Malino Gowa

Sindo, Senin, 17 Februari 2014

Sungguminasa - Investor Jepang kembali menyatakan ketertarikannya menanamkan investasi di Sulsel. Kali ini, mereka membidik kawasan wisata di Malino.

Investor dan ilmuan Jepang yang tergabung dalam Association of Medical Doctors of Asia (AMDA) Internasional, menyatakan terpikat ingin mengembangkan padi organik di Malino, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa. Presiden AMDA Internasional, Shigeru Suganami, mengaku pihaknya ingin mengembangkan padi di Malino, mengingat jenis tanah di wilayah tersebut, sangat prodoktif dan subur. Sehingga, sangat potensial bisa ditanami padi organik. 
" Malino sangat potensial menanam padi, Makanya kami akan bekerjasama dalam pengembangan tanaman padi organik tersebut," tandas, Shigeru, saat bertemu dengan Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo di Malino, Tinggimocong kemarin. 

Saat meninjau lokasi di Malino, Shigeru didampingi perwakilan AMDA Indonesia, Prof. Dr. Husni Tanra, Rektor Universitas Provinsi Okayama Prof Hideaki Tsuji, Universitas Okayama Yusui Fukuda, serta dari AMDA Japan Kenji Sakamoto, dan Nozomi Yamazaki. Ketua AMDA Indonesia, Husni Tanra  mengatakan, masyarakat Jepang saat ini lebih banyak mengkonsumsi tanaman organik, dan sudah dilakukan beberapa tahun. Menurut dia, peluang penanaman padi organik harus bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Gowa. " Tanaman ini cukup potensial dikembangkan, karena sudah menjadi peluang bisnis yang menjanjikan,". Dia berharap, ketertarikan Jepang bisa segera ditindaklanjuti dalam bentuk kerjasama. Sebab, jika itu berhasil dilakukan maka ke depan, masyarakat punya tanaman lain yang bisa dimassifkan produktivitasnya. 

Sekadar diketahui, cara budidaya padi organic menggunakan metode System of Rice Intensification (SRI). Metode ini merupakan suatu inovasi dalam teknik budidaya padi. Dibeberapa tempat, SRI dilaporkan telah berhasil meningkatkan produktivitas padi hingga dua kali lipat. Pada organik mulai berbunga 2-3 bulan, dan bisa dipanen rata-rata pada umur sekitar 3,5 sampai 6 bulan, tergantung jenis dan varietasnya. Pada luasan lahan 200 meter persegi, untuk padi yang berumur pendek (3,5 bulan) biasanya diperoleh 2 kwintal gabah basah, setara dengan 1, 5 kwintal gabah atau 90 kg beras.

Rabu, 01 Januari 2014

Tentang Kantor Perwakilan Dagang Jawa Timur


Berdasarkan keputusan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Menimbang bahwa dalam rangka menjalin kemitraan industri dan mewujudkan kelancaran arus informasi serta distribusi barang dan jasa antara Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Sulawesi Selatan dalam upaya mendukung terciptanya sistem logistik nasional maka perluy dibentuk Kantor Perwakilan Dagang Jawa Timur di Provinsi Sulawesi Selatan.

Adapun pembinaan Pembinaan Perwakilan Dagang Jawa Timur di Sulawesi Selatan secara administratif berada di bawah pembinaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DISPERINDAG) Provinsi Jawa Timur dan secara subtantif di bawah pembinaan Bidang Perdagangan Dalam Negeri.

Petugas pelaksana Perwakilan Dagang Jawa Timur di Provinsi Sulawesi Selatan mempunyai tugas melakukan kegiatan pengembangan pasar dan promosi dagang di provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka peningkatan volume perdagangan produk Jawa Timur yang meliputi Penetrasi Pasar, Pelayanan Informasi Pasar, Promosi, Market Intelegent, dan pelayanan kepada Dunia Usaha. 

Rabu, 11 Desember 2013

KPD. Jatim Sulawesi Selatan dan Aktivitas Promosi bersama dengan Koran Sindo.

Bagian Program Disperindag Jatim , Pak Arya dkk.

Memasarkan program adalah sebuah keharusan dalam pencapaian target dari output program yang ingin dicapai. Aksi pemasaran ini adalah rangkaian strategi dalam menunjang aktifitas operasional sebuah kantor apa saja, dalam istilah bisnis murninya, pemasaran adalah urat nadi sebuah institusi baik jasa maupun dagang. Konsep ini adalah strategi jitu dan sampai kapanpun konsep ini tidak akan pernah tergantikan dengan konsep lainnya, untuk hal-hal yang identik dengan pencapaian hasil dari sebuah organisasi.

Untuk mendukung aksi tersebut, salah satu strategi pemasaran, adalah memperkenalkan informasi-informasi tentang keberadaan sebuah institusi bersama dengan produk-produknya di sebuah media, baik media elektronik maupun media lainnya, dengan tujuan utama bisa dilihat dan dibaca oleh masyarakat. Sama halnya, dengan Kantor Perwakilan Dagang (KPD) sebagai intelejent pasar produk-jasa Jawa Timur, keberadaan iklan sangat berperan dalam pencapaian target-target dari sebuah program, dan ini akan memberikan dampak yang sangat luar biasa, terutama brand dan citra provinsi Jawa Timur, sebagai provinsi pertama di Indonesia yang telah memiliki kantor dagang sebanyak 26 provinsi mitra di seluruh Indonesia.

Sebagai pengelola, keberadaan iklan sangat berpengaruh besar terhadap aksi revolusioner dan pencitraan sebagai lembaga baru di republik Indonesia, yang perlu disosialisasikan kepada seluruh khalayak di Indonesia, untuk itu dengan semangat besar untuk bekerja maksimal usulan program iklan difasilitasi oleh bagian program dinas perindustrian dan perdagangan Jawa Timur untuk beriklan, dan untuk kesuksesan pengiklanan KPD.Jatim Sulawesi Selatan, pengelola bekerjasama dengan salah satu koran nasional di Indonesia, yaitu Koran Sindo Makassar, dan iklan tersebut akan tayang kurang lebih 2 minggu mulai kamis 12 Desember 2013, ungkap Ketua KPD. Jatim Sulawesi Selatan.

Dan hal penting dalam pengiklanan ini adalah pengunjung ke kantor semakin bertambah dan transaksi juga semakin meningkat. Program pengiklanan ini, akan berdampak positif dan langkah awal dalam pencapaian target tahun 2014.

Rabu, 27 November 2013

KPD.Jatim SulSel Menghadiri Rakor " Perdagangan Antar Pulau " bersama 38 Kota/Kab. Se Jawa Timur

Surabaya, 21-22 November Hotel Sahid Surabaya.


 Kepala Kantor Perdagangan Jawa Timur - Sulawesi Selatan, menghadiri undangan sebagai pemateri dalam rapat koordinasi perdagangan antar pulau bersama dengan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan 38 kota/kab. se Jawa Timur. Dalam rapat koordinasi tersebut, Ir. Any Mulyandari, MM, mewakili kepala dinas Perdagangan dan Perindustrian menyampaikan dalam sambutannya bahwa, " Kantor Perwakilan Dagang (KPD) telah hadir di 26 Provinsi Mitra, dan KPD. ini diharapkan mampu menjalankan fungsinya sebagai market intelijent yang dapat meningkatkan perdagangan antar pulau terutama Jawa Timur dan Provinsi Mitra, dan tidak lama lagi kita akan memasuki economic asean 2014, dan berhadapan dengan produk dan jasa dari negara asean lainnya, untuk itu kita harus menghadirkan produk lokal yang memiliki daya saing global, serta kita dituntut untuk mencintai produk dalam negeri", ungkapnya dalam acara pembukaan Rapat Koordinasi teresebut.

Dihari kedua, para panelis yang tampil dalam acara tersebut, adalah Haeruddin Daeng Malala, MM,- Kepala Kantor Perwakilan Dagang Jatim Sulawesi Selatan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto dan Bapak Ir. Anthon Pawarrangan (Kepala Kantor Perwakilan Dagang Jatim-Kalimantan Tengah dan dipandu oleh Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jawa Timur (Ibu Ani Mulyandari, MM). 

Optimalisasi Peran KPD sebagai perwakilan dagang ataupun sebagai intelejent pasar Jawa Timur di Provinsi Mitra, dapat terjadi bilamana KPD menyediakan berbagai perangkat-perangkat marketing yang kemudian bisa menjadi peralatan pengelola KPD di seluruh Indonesia, salah satu diantaranya yang perlu dilengkapi adalah data base dan potensi komoditi dari Jawa Timur dan begitupun sebaliknya data base potensi komoditas dari provinsi mitra. Dalam kesempatan tersebut, kepala kantor KPD. Jatim Sulawesi Selatan, juga menyampaikan bahwa peran KPD. khususnya di Sulawesi Selatan, telah menjalankan fungsinya sebagai mediator sekaligus marketing produk-produk di Jawa Timur, bukan hanya produk Jatim yang dipasarkan, termasuk juga jasa konsultan dan software dari Jawa Timur telah disondingkan dan dikerjasamakan di Sulawesi Selatan. Selain itu, komoditi-komoditi  Sulawesi Selatan juga disampaikan, diantaranya Beras, sayuran, dan hasil perkebunan seperti coklat, jagung, rumput laut, jahe dan telur ikan terbang, berlimpah di Sulawesi Selatan dan hasil perkebunan dan perikanan lainnya. Untuk itu, untuk memaksimalkan komoditas tersebut mengundang ke pengusaha pabrikan untuk mendirikan pabrik di Makassar, hal itu diutarakan agar harga pokok produksi terhadap barang produksi yang dihasilkan murah, karena bahan baku yang tersedia dan murah, Ungkap Kepala KPD, Jatim Sulsel. Dalam kesempatan pertemuan tersebut, Kepala KPD. Sulawesi Selatan, membawa pengusaha UKM dari Sulawesi Selatan dan telah memediasi dan melaksanakan kontrak senilai Rp. 100.000.000,- kepada  IKM. Sepatu dari Sidiarjao Jawa Timur.

Sedangkan Kepala Kantor KPD. Jatim Kalimantan Selatan juga menyampaikan bahwa peran KPD. perlu ditingkatkan melalui perimbangan target dan beban operasional KPD. Jika dalam harapan serta target yang menjadi beban KPD tidak berimbang kuatir kalau KPD terbentuk hanya aktivitas seremonial dan bukan operasional Kantor, sebagai perwakilan dagang Jawa Timur. Hal ini diungkap supaya pemerintaeh Jawa Timur, dalam kajian peningkatan peran KPD dimasa yang akan datang dapat mempertimbangkannya. Selain itu, disampaikan pula bahwa kita perlu menghadirkan produk yang berdaya saing tinggi, terutama Produk IKM Jawa Timur agar produk yang ditawarkan dan dipasarkan di provinsi mitra memiliki keunggulan dan keunikan yang tidak dimiliki oleh provinsi mitra, ungkapnya dalam pemaparan materi 2. 

Selanjutnya, para panelis menyampaikan presentasenya, audiens atau peserta rakor banyak memberikan saran dan memberikan komoditi unggulan di setiap kabupaten dan kota. Acara rakor ini terbilang sukses, karena terlihat peserta sangat antusias dalam mengikuti acara tersebut.

Selasa, 12 November 2013

Pengusaha Ikan Bandeng Pesan Pellet 15 Ton di KPD. Jatim Sulsel

Makassar, 13 November 2013

Seiring dengan gencarnya sosialisasi dan kunjungan pengusaha UKM baik dibidang perdagangan barang, Industri dan Pertanian, Perikanan, kini KPD. Jatim Sulsel kebanjiran pesanan. Enal pengusaha ikan bandeng di Makassar, membutuhkan Pakan Ikan Bandeng untuk kebetuhan para petani tambak. Kebutuhan pakan ikan bandeng tersebut untuk satu kali pesanan berkisar 15 ton untuk pallet yang terapung dan tenggelam.

Untuk kebutuhan pallet / pakan ikan bandeng tersebut, meminta kepada pengusaha Jawa Timur dengan spesifikasi produk sebagai berikut :

1. Bentuk  : Pellet
2. Protein  : Minimal 21%
3. Lemak : Minimal 4%
4. Fiber : Maksimal 7%
5. Ash : Maksimal 13%
6. Kadar air : Maksimal 12 %
7. Ukuran : 3 mm

Pada kesempatan tersebut, juga meminta produk-produk lainnya, dan minta segera di mediasi ke pengusaha tersebut.

Untuk perusahaan di Jawa Timur yang berminat dapat menghubungi  Enal dengan nomor kontak : 0852552235545 .-  atau hubungi email : haeruddindml@yahoo.com. haeruddindml@gmail.com.

Pengusaha Manokwari Asal Makassar Transaksi 100 Juta Tas Daun Agel & Manik-Manik bahan Kerajinan

Makassar, 12 November 2013

Pengusaha asal Makassar dari Manokwari berkunjung ke Kantor KPD. Jatim Sulbar untuk bersilaturahim dan melaksanakan kontak kerjasama dalam pengadaan kerajinan dan bahan kerajinan manik-manik yang akan dijual di Manokwari Papua. Keberadaan pengusaha tersebut, diantar oleh teman-teman mitra yang telah mendapat banyak informasi tentang keberadaan KPD. sebagai perwakilan dagang Jawa Timur di Sulawesi Selatan.

Saat berkunjung pengusaha asal Makassar yang berdomisili di Manokwari, meminta bantuan dan dimediasi untuk pengadaan manik-manik tersebut dengan nilai transaksi 100 juta. Pihak KPD dalam hal ini, mengatakan bahwa, apapun yang dibutuhkan di Jawa Timur siap untuk di fasilitasi, dan KPD sendiri sangat berterima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan dan segera ditindaklanjuti ke Jawa Timur permintaan tersebut, ungkap Haeruddin sebagai Kepala KPD. Jatim di Sulawesi Selatan.

Pada kesempatan tersebut, tas contoh buatan Daun Agel Handicarft Madura dan gelang mentari sitobundo dibeli semua, dan mengatakan seandainya stok yang tersedia dalam jumlah yang besar maka produk yang disediakan tersebut diborong untuk kemudian dijual di Manokwari. Produk ini sudah lama saya cari, dan tas-tas dan gelang-gelang ini sangat laku di Papua, dan marjin bisa mencapai 200%, ungkap dg. Tinggi.

Selain ketertarikan dengan tas, gelang, juga asbak-asbak yang bernuangsa ikan dan pantai serta kapal miniatur. Dan mengharap keberadaaan KPD. Jatim bisa menghubungkan serta mencarikan produk-produk yang diinginkannya, dan semua kebutuhan-kebutuhan para pelaku UKM akan di sonding ke KPD. 

Pada hari yang sama, salah satu perusahaan penghasil beras dari Malakaji Kabupaten Gowa juga datang dibawah oleh kawan asosiasi bongkar muat, untuk menanyakan packing dan saat itupulah langsung dihubungkan dengan UPTD Mamin dan Kemasan dinas perindustrian Jawa Timur melalui ibu Sukarsih, dalam perbincangan via telepon maka pengusaha tersebut, akan berkunjung ke Jawa Timur untuk memesan kemasan plastik beras di UPTD Mamin dan Kemasan tersebut.


Jumat, 25 Oktober 2013

UPTI mamin & kemasan & Produk Mojokerto di KPD. Jatim Sulsel

Dewan Kerajinan Nasional Mojekerto, dalam kunjungan ke Kantor Perdagangan Jawa Timur (KPD.Jatim Sul-Sel) menitip brosur produk unggulan Kabupaten Mojekerto dan potensi komoditi buah Mojokerto. Adapun produk unggulan kabupaten Mojekerto yang diperkenalkan adalah aneka patung batu dan cor kuningan dan perunggu, industri kerajinan keramik, aksesoris perak, batik khas mojopahit dan aneka kripik. Sedangkan potensi komoditi buah dari kabupaten Mojokerto yang diperkenalkan adalah mangga gading, pisang cavendis, salak ranubaya, alpukat, pepaya, durian dan jambu kristal.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua KPD. Jatim Sulsel mengucapkan terima kasih atas kehadirannya di Kantor KPD. semoga bisa terjalin kerjasama bisnis antara Kabupaten Mojokerto dan Sulawesi Selatan, dan pada pertemuan tersebut disampaikan tentang potensi komoditas di Sulawesi Selatan seperti beras, jagung, cengkeh, coklat dan rumput laut serta hasil-hasil perikanan baik laut maupun tambak, dan informasi lainnya tentang komoditas di Sulawesi Selatan. 

Dalam hari yang sama rombongan dari Desprindag Jatim dari Unit Pelaksana Teknis Industri Makanan, Minuman dan Kemasan (UPTI mamin & kemasan) juga berkunjung di Kantor KPD. Jatim jalan Landak Baru No. 33 B, dalam kesempatan tersebut berbagai informasi telah disampaikan kepada rombongan tersebut, salah satu diantaranya adalah pertukaran informasi dan komoditi ke dua provinsi yakni, Sulawesi Selatan. Setelah  kunjungan dari KPD. Jatim Sulsel, rombongan menuju kantor Desperindag Sulsel jalan Urip Sumoharjo km. 4 Makassar. 



Senin, 21 Oktober 2013

KPD.Sulsel : Rencana Kerjasama dengan Asosiasi Pasar Butung Makassar

Sehubungan dengan program promosi dan eksistensi KPD. Jatim Sulawesi Selatan di Makassar, program kerjasama dan sosialisasi terus digalakkan. Eksistensi KPD. Jatim Sulawesi Selatan, saat ini sedang menggagas kerjasama bisnis dengan berbagai asosiasi terutama dengan asosiasi yang berhubungan dengan pasar modern dan tradisional. 

Dalam konteks kerjasama yang dimaksud, salah satu point yang menjadi point kerjasama adalah bagaimana investasi perdagangan yang dilaksanakan dapat dijamin, dalam artian bahwa banyaknya para pedagang yang melaksanakan aktifitas investasi di Sulawesi Selatan, biasanya terjadi miss understand, sehingga investasinya jadi hilang dan merugi.

Untuk langkah awal ini, KPD. Sulsel bekerjasama dengan Asosiasi Pasar Modern dan Tradisional di Makassar, dan salah satu harapan besar Asosiasi ini, produk-produk yang ada di Jatim dan pabrikan bisa diperoleh atas bantuan KPD.



KPD. Jatim Sulsel :Penawaran Kerjasama Bisnis terus ditingkatkan

Peran Kantor Perwakilan Dagang (KPD) sangat diperlukan dalam memperlancar lalulintas informasi perdagangan. Banyak hal yang dibutuhkan oleh para produsen serta distributor sebagai pelaku bisnis/usaha, salah satu diantaranya produsen butuh distributor untuk penetrasi pasar ke setiap daerah, dan distributor membutuhkan produk dari pabrikan/prinsipal untuk kelangsungan usahanya. Kondisi inilah yang terjadi di KPD. Sulawesi Selatan yang akhir-akhir ini sudah mulai sibuk melayani tamu (calon-calon distributor) dan para pencari informasi produk dari Jawa Timur. Hal yang senada juga hadir dari pelaku bisnis yang ada di Jawa Timur yang telah memberikan profile company sebagai produsen untuk peluang kepada masyarakat sulawesi selatan untuk menjadi main distributor pabrikan dari Jawa Timur tersebut.

Salah satu pabrikan dari Jawa Timur yaitu CV. Mandiri dari Sudiarjo Jawa Timur menawarkan kerjasama dalam memperkenalkan produk dan sekaligus meminta kepada KPD. Jatim Sulawesi Selatan untuk mencarikan distributor potensial di Indonesia Timur khususnya di Sulawesi Selatan. Adapun jenis produk yang ditawarkan disini adalah Tepung Terigu untuk goreng-gorengan, dengan Cap. Musindo dengan harga bandrol per 25 kg/zak Rp. 125.000,- harga ini adalah harga yang berstatus tidak tetap sewaktu-waktu dapat berubah. 

Untuk para pembaca dimana saja berada, jika Anda berminat untuk menjadi distributor tepung terigu tersebut dapat menghubungi KPD. Jatim Sulsel dengan kontak perseon :

Kepala KPD. Jatim Sulsel : Haeruddin DML
HP. 082189621845
Atau langsung saja ke kantor KPD. Jatim Sulsel Jl. Landak Baru No. 33 B Makassar-Sulawesi Selatan.

Rabu, 09 Oktober 2013

Direktori Perusahaan dan IKM Jawa Timur

Hasil rapat koordinasi antara KPD. Jatim Se Indonesia tanggal 3 dan 4 Oktober 2013 yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perindag Jatim telah membuahkan beberapa rekomendasi diantaranya adalah perlunya setiap daerah mitra menyiapkan direktori perusahaan dan data komoditi yang dimiliki oleh masing-masing provinsi mitra.

Selain itu, KPD. Mitra dalam pertemuan tersebut juga menyampaikan perlunya data direktori dan IKM di Jawa Timur agar dalam melaksanakan fungsi dan perannya sebagai perwakilan dagang bisa berjalan dengan baik. Data direktori perusahaan di Jawa Timur itu sangat vital, sebab permintaan akan produk-produk dari masyarakat bukannya hanya data IKM saja, tetapi data-data perusahaan-perusahaan besar atau pabrikan di Jawa Timur.

Data tersebut sangat mendukung perdagangan antar provinsi mitra, dan para pengusaha-pengusaha ataupun calon distributor yang ada bisa berhubungan langsung dengan para pabrikan tersebut, sebab data dan alamat perusahaan yang dimaksud telah tersedia di Kantor Perwakilan Dagang (KPD) masing-masing.

Untuk keperluan data-data perusahaan dan jenis usaha serta IKM di Jawa Timur dapat anda lihat dari Direktori dan data IKM di blog ini.

silahkan klik disini untuk download filenya

Jumat, 04 Oktober 2013

15 KPD Jawa Timur di Undang Gubernur Jatim mengikuti Jatim Fair 2013

Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Provinsi Jawa Timur ke 68, pemerintah Jawa Timur menggelar Jatim Fair 2013. Jatim Fair 2013 dikemas dalam bentuk pameran terbesar di Indonesia Timur, salah satu event besar yang dilaksanakan 3-13 Oktober 2013 bertempat di Grand City yang dihadiri oleh puluhan perusahaan besar, perwakilan dari beberapa provinsi, SKPD di Jatim.

Pembukaan ini juga  dihadiri oleh 15(lima belas) Kantor Perwakilan Dagang (KPD) di provinsi mitra, dalam sambutannya Gubernur Jawa Timur ( DR. Soekarwo), mengatakan bahwa pameran kali ini dibuat sedemikian rupa untuk memperkenalkan potensi daerah masing-masing yang ada di Indonesia, dalam menumbuhkan kecintaan terhadap produk dalam negeri. Kepada 15 (lima belas) KPD diminta untuk tahun depan agar kiranya dapat membawa potensi daerah masing-masing seperti nikel, biji besi, semen dan lain-lain sebagainya.

Untuk selanjutnya, beliau juga mengatakan bahwa selain beberapa perusahaan besar yang diundang, juga disiapkan 30 stand untuk UKM yang ada di Jawa Timur, dan selanjutnya Gubernur juga menyampaikan bahwa UMKM juga harus diperhatikan menjadi prioritas, karena pengusaha UMKM juga sangat berkonstribusi terhadap peningkatan ekonomi di Jawa Timur. Untuk itu Pemerintah Jawa Timur dalam membackup UMKM ini pemerintah mendirikan Bank UMKM Jatim dan Lembaga Penjamin, untuk bank UMKM ini menyiapkan modal kerja dan investasi dengan bunga sebesar 6% per tahun. Imbuhnya yang disampaikan dalam sambutannya.

Fair 2013 ini dibuka untuk umum dan untuk masuk dalam area pameran maka pengunjung harus membeli tiket seharga Rp. 10.000,- dan diberikan discount Rp, 50.000,- untuk seluruh jenis barang yang dijual dalam pameran tersebut. Dan untuk mengundang dan membuat semarak acara ini, maka selama 10  hari tersebut, event organizer menghadirkan beberapa artis untuk menghibur peserta dan pameran.

Setelah Gubernur memberikan sambutan dan sekaligus membuka acara pameran tersebut dan dilanjutkan dengan pesta kembang api.  Gubernur dan ibu  dengan beberapa kunjungan mendatangi stand-stand yang ada sekaligus menyapa seluruh peserta pameran dan pengunjung pameran tersebut.