Selasa, 17 September 2013

KPD.Jatim Sulsel Kerjasama dengan Bee Accounting Surabaya

Keberadaan KPD. Jatim Sulsel yang bekantor di jalan landak baru no. 33 B Makassar ini, telah dikunjungi oleh beberapa pelaku usaha untuk meminta informasi tentang produk-produk, perusahaan ekspedisi dan program software akuntansi untuk perusahaan baik untuk UKM maupun Coorporate. Untuk itu, mengingat pengunjung juga banyak tertarik dengan program akuntansi berupa software tersebut, maka kami mengundang perusahaan pengembang Software Accounting dari Surabaya (Bee Accounting) ke Makassar. Dan terbukti dari hasil kerjasama ini, perusahaan besar dan UKM banyak telah membeli produk ini dan Bee Accounting di Makassar telah memasuki pasar di Indonesia Timur.

Berbicara Jawa Timur, masyarakat terutama para pengusaha dan busnisman banyak yang tertarik, karena produk dan jasa rata-rata kebanyakan di ambil dari pabrikan di Jawa Timur. Bukan hanya produk, tetapi semua yang berkaitan dengan Jawa Timur kebanyakan informasi diperoleh dari Kantor Perwakilan Dagang (KPD) Sulawesi Selatan.

KPD.Jatim Sulsel memfasilitasi REDI Jatim bermitra dengan KADIN SulSel

Sebagai wujud dari keinginan besar untuk memperkenalkan fungsi dan peran Perwakilan Dagang dan juga sekaligus ajang sosialisasi kepada stakeholder, REDI salah satu lembaga penelitian dan pengembangan dari dan Universitas Trunojoyo Surabaya telah bekerjasama dengan Kadin Sulawesi Selatan dalam program penguatan kapasitas Kadin Sulawesi Selatan, program penguatan tersebut bernama CITRA ( Centre for Investment and Trade Advisory).

Dari hasil mediasi tersebut, kini CITRA telah melaksanakan programnnya dengan melibatkan pemerintah dan para pengusaha-pengusaha di Sulawesi Selatan. Menurut Direktur Regional Economic Development Institute (REDI) Indra N. Fauzi (Hotel Trisula, Makassar, 17 September 2013) mengatakan bahwa, "  Adapun beberapa tujuan yang hendak dicapai dalam program CITRA tersebut adalah sebagai berikut :1. Untuk membangun jejaring antara pelaku lokal, nasional dan asing dalam mempromosikan lingkungan investasi dan perdagangan yang lebih baik untuk pembangunan berkelanjutan di Indosia Timur, 2. meningkatkan akses informasi investasi dan perdagangan antar provinsi.3. Memperkuat KADIN provinsi untuk melaksanakan fungsinya sebagai penyedia informasi investasi dan perdagangan.4. Untuk meningkatkan kapasitas KADIN provinsi terlibat dalam advokasi dan pembuatan kebijakan ekonomi lokal untuk investasi dan perdagangan".

Sehubungan dengan keberadaan CITRA tersebut di Sulawesi Selatan, KPD. Jatim Sulsel juga akan menikmati sharing informasi perdagangan tersebut, dan menjadi media untuk menjadikan KPD. Jatim di Sulawesi Selatan semakin dikenal dan akan dikunjungi oleh calon-calon distributor nantinya.

KPD.Jatim Sulsel di Undang Menghadiri B To B dengan Pengusaha Malysia

Sehubungan dengan program sosialasi tentang keberadaan Kantor Perwakilan Dagang (KPD) Jatim di Sulawesi Selatan, berbagai instansi baik pemerintah maupun Kadin Sulsel telah beberapa kali menerima undangan untuk menghadiri event-event seminar dan bisnis.

Dalam acara yang dilaksanakan oleh Pemkot Makassar, Pengurus KPD bersama dengan Pengurus Kadin Sulsel serta beberapa asosiasi di undang untuk menghadiri temu bisnis dengan pengusaha dari Malaysia bersama dengan Presiden Perbadanan Putra Jaya Malaysia. Dan dari beberapa informasi-informasi bisnis, kami dari KPD. Juga telah menyampaikan beberapa produk-produk IKM terutama sepatu dan tas, dan  beberapa pengusaha tersebut berminat dengan produk-produk IKM Jawa Timur.

Ketua KPD.Jatim Sul-Sel bersama dengan Pengusaha dan Presiden Putra Jaya Malaysia.

BUMD & KPD Jatim Sulsel kerjasama bangun industri sepatu di Lutim

Dalam menjalankan peran tugas sebagai perwakilan dagang Jawa Timur di Sulawesi Selatan, dan dalam upaya meningkatkan konektifitas dan hubungan dagang antara kedua provinsi, kini KPD. Jatim Sulsel telah memediasi Ketua Kadin Lutim sekaligus Direktur Utama BUMD Agro di Luwu Timur dengan para pabrikan dan IKM sepatu di Jatim.

Dari hasil kunjungan di Jawa Timur, yang difasilitasi oleh Kadin Jatim (kholiq Yakin dkk), kami diberi penjelasan tentang industri sepatu yang saat itu dihadiri oleh Asosiasi Sepatu Jawa Timur, dan setelah itu kami di antar ke IKM sepatu di Surabaya. Berawal dari itu, pak Bakri Madong (Ketua Kadin) Luwu Timur, mengundang Pengurus Asosiasi ke Luwu Timur. Dari hasil kunjungan tersebut, konsultan yang didatangkan tersebut memandang layak IKM  Sepatu di Luwu Timur beroperasi dan terbukti saat ini, Industri sepatu telah beroperasi dan telah memproduksi sepatu dengan nama " VERBECK".

Sepatu hasil produksi BUMD tersebut telah digunakan oleh masyarakat Luwu Timur terutama para pegawai PEMDA dan para guru-guru, dan saat ini sudah ada pesanan dari Kabupaten Lain. Untuk bahan baku dan perlengkapan semuanya dibeli dari Surabaya.

Prolog

Haeruddin DML
Salam,

Kantor Perwakilan Dagang (KPD) Jawa Timur Sulawesi Selatan saat ini sudah eksis di Makassar Sulawesi Selatan. Sebagai kantor perwakilan dagang, KPD. saat ini memiliki berbagai produk sebagai barang model (contoh) yang diperkenalkan kepada masyarakat Sulsel untuk dipromosikan, sekaligus mencari agen atau distributor di Sulawesi Selatan untuk produk-produk IKM dan Pabrikan dari Jawa Timur.

Keberadaan KPD. Jatim Sulsel ini, akan berdampak pada peningkatan penjualan barang-barang produk dari Jawa Timur dan juga sebaliknya barang-barang atau produk komoditas dari Sulawesi Selatan juga kan akan berdampak demikian.

Saya berharap kerjasama perdagangan antar provinsi ini akan memberikan peluang sekaligus jaminan investasi perdagangan yang saling menguntungkan dan sekaligus memberikan nilai positif terhadap hubungan kerjasama ekonomi kedua provinsi yaitu Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.

Kantor Perwakilan Dagang Jawa Timur
Sulawesi Selatan



Haeruddin DML
Kepala Kantor